Pemesanan
Pesan, bayar, atau perubahan maksimal jam 3 sore untuk pengantaran esok harinya.
Tata cara pesan
Masuk angin adalah sekumpulan gejala yang bisa menyebabkan masalah di saluran cerna atau saluran napas kamu. Biasanya, gejala masuk angin cenderung ringan. Tapi, kalau kamu justru mendiamkannya saja, ciri-ciri masuk angin bisa jadi lebih parah dan serius.
Apa saja ciri-ciri masuk angin parah yang perlu diwaspadai dan cara mencegahnya biar nggak tambah parah?
Masuk angin sendiri sebenarnya nggak ada di kamus medis. Ini cuma bahasa awam untuk menggambarkan gejala, seperti meriang, mual dan muntah, perut kembung, juga mungkin batuk atau sedikit pilek.
Kalau lihat dari gejala-gejalanya, kondisi medis yang kamu alami mungkin saja berhubungan dengan saluran pencernaan, seperti GERD, sakit maag, atau gastritis, atau bisa juga ada masalah di saluran pernapasan atas, seperti infeksi virus.
Baca Juga: Perut Bunyi tapi Nggak Lapar, Apakah Gejala GERD?
Seringnya, ciri-ciri masuk angin cenderung ringan dan nggak butuh obat. Akan tetapi, kalau kamu mendiamkannya bahaya masuk angin bisa bikin gejalanya lebih berat, seperti:
Biasanya, orang yang mengalami masuk angin mengeluhkan badan meriang tapi nggak sampai menggigil. Meriang sendiri sebenarnya tanda tubuh sedang demam.
Pada awalnya, demam yang dirasakan mungkin tergolong rendah. Tapi, kalau sudah berubah jadi lebih berat, masuk angin juga bisa menyebabkan demam yang tinggi sampai menggigil.
Ini bisa jadi kamu kena infeksi virus, seperti flu atau common cold. Bisa juga tanda ada infeksi di saluran cerna sehingga bikin kamu demam.
Salah satu ciri-ciri sakit perut karena masuk angin adalah perut kembung. Ini akan membuat kamu lebih sering sendawa dan sering kentut.
Kalau masuk angin yang kamu alami lebih berat di masalah perut kembung, bisa jadi yang kamu alami sebenarnya adalah masalah pencernaan. Bisa karena telat makan, makan sembarangan, atau kebanyakan makan pedas, alias makan makanan yang jadi penyebab maag.
Biasanya, ciri sakit perut karena masuk angin ini makin parah adalah sakit perut melilit hilang timbul di bagian atas atau ulu hati.
Ciri-ciri masuk angin selanjutnya adalah mual dan muntah. Ini bisa juga terjadi karena perut kembung yang dipenuhi gas tadi bikin perut jadi terasa penuh terus.
Itu sebabnya, kamu terasa mual bahkan sampai muntah jika sudah parah.
Kondisi ini bisa terjadi karena masuk angin yang disebabkan oleh masalah di saluran cerna.
Baca Juga: 7 Ciri Mual karena Asam Lambung, Jangan Disepelekan!
Masuk angin awalnya mungkin hanya sekadar badan lemas. Tapi, salah satu ciri-ciri masuk angin sudah parah adalah tulang dan sendi terasa sakit atau banyak yang menyebutnya badan linu.
Ini sebenarnya terjadi bukan karena masuk angin yang semakin parah. Tapi bisa jadi ini karena infeksi virus yang sudah semakin menunjukkan gejalanya.
Beberapa orang yang mengalami masuk angin juga menyebutkan diare jadi salah satu ciri-ciri yang mereka rasakan. Biasanya, ini terjadi karena adanya masalah pencernaan, misalnya keracunan makanan.
Keracunan makanan membuat usus meradang. Selain diare, peradangan yang terjadi juga bikin kamu mengalami demam hingga mual atau muntah.
Beberapa penyakit, termasuk kalau kamu lagi kena masuk angin, punya ciri-ciri yang mirip, yaitu sakit kepala.
Biasanya, sakit kepala ini muncul kalau gejala masuk angin yang kamu rasakan disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan.
Walaupun, masalah asam lambung yang naik ke kepala juga bisa kamu merasakan sakit kepala atau pusing.
Baca Cerita Sukses: Hany Pangastuti, Pensiun Masuk Angin
Sebenarnya masuk angin ini adalah sekumpulan gejala yang terjadi karena masalah infeksi saluran pernapas (bisa karena virus) dan masalah pencernaan.
Infeksi virus bisa terjadi karena sistem imun yang melemah. Sementara masalah pencernaan bisa terjadi karena pola makan yang kurang baik.
Kabar baiknya, keduanya bisa dicegah dan diatasi dengan cara-cara alami.
Salah satu cara meningkatkan sistem imun adalah dengan banyak makan buah dan sayur yang kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Walaupun suplemen bisa juga memenuhi kebutuhan vitamin, tubuh menyerap lebih baik kalau berasal dari makanan alami.
Apalagi, kalau telanjur kena masuk angin, banyak makan buah dan sayur juga bisa bantu mempercepat proses pemulihan.
Baca Juga: 6 Jus untuk Detox yang Bikin Badan Sehat
Selain meningkatkan sistem imun, rajin makan buah dan sayur juga bisa jadi salah satu cara mengatasi sakit maag yang sama-sama bikin ciri-ciri masuk angin muncul.
Ini karena sayur dan buah bisa bantu bikin kenyang lebih lama sehingga mencegah kamu craving makanan manis yang jadi salah satu pemicu maag.
Ngga biasa makan sayur karena nggak suka? Mulai perlahan dengan jus buah dan sayur dulu, seperti Sweet Green atau Green Grenade yang terbuat dari sayuran hijau.
Walau kaya sayuran hijau, campuran buah seperti apel dan lemon bikin rasanya lebih balance hingga nggak gitu kentara bau langu dari sayuran.
Selain itu, buat menjaga sistem imun biar nggak gampang sakit dan kena masuk angin, kamu juga bisa rutin menjalani Detox Original seminggu sekali.
Detox Original ini dilakukan dengan seharian puasa dan cuma minum jus yang disediakan saja. Makan buah juga boleh kalau memang kamu terasa lapar.
Kalau merasa terlalu berat buat langsung seharian detoks, kamu juga bisa mencoba detoks setengah hari sambil pelan-pelan membiasakan diri, biar lama-lama kuat menjalani puasa detoks seharian. Yuk, cobain sekarang!
Sumber: