7 Tanda Kamu Harus Detox Sambil Puasa Ramadhan

Tue, 21 May 2019 · Oleh : Valerie Patkar
7 Tanda Kamu Harus Detox Sambil Puasa Ramadhan

Untuk bisa dapatkan berkah dalam Bulan Ramadhan, kita harus pastikan tubuh tetap sehat dan optimal untuk beribadah.

Kenikmatan atas tubuh yang sehat akan benar-benar terasa saat menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan

7 TANDA KAMU HARUS DETOX

Salah satu cara supaya ibadah puasa lancar adalah dengan memastikan tubuh tetap sehat.

Untuk itu kamu perlu perhatikan apakah saat ini kamu mengalami tanda seperti ini: 

SEBELUM BULAN RAMADHAN, mengalami 7 Tanda ini:

  1. Gejala maag sering kambuh seperti kembung, mual, nyeri perut, dan muntah
  2. Mudah lapar dan selalu craving cemilan
  3. Mudah mengantuk atau lemas, padahal sudah makan
  4. Sering sakit atau pegal di otot, tulang, atau persendian
  5. Siklus menstruasi gak lancar atau sering sakit berlebih saat lagi haid
  6. Susah tidur dan tetap merasa lemas meskipun sudah tidur
  7. Susah fokus dalam beraktivitas, terutama saat ibadah

SELAMA BULAN RAMADHAN, mengalami 7 Tanda ini:

  1. Saat lagi puasa mudah mengantuk, lemas, hingga pusing atau sakit kepala.
  2. Perut nyeri atau mules saat lagi puasa terutama mendekati waktu siang hari.
  3. BAB tidak lancar atau menjadi jarang di saat berpuasa.
  4. Nafsu makan tidak terkendali saat berbuka puasa.
  5. Berat badan naik berlebihan saat bulan Ramadhan.
  6. Selalu mengantuk setelah sahur.
  7. Susah fokus saat beraktivitas dan beribadah.

KENAPA 7 TANDA TERSEBUT TERJADI?

Salah satu penyebabnya adalah jenis makan yang dikonsumsi. Saat berpuasa, jenis makanan saat sahur dan buka puasa sangat mempengaruhi kondisi tubuh saat sedang puasa dan beribadah.

CARA MENGATASI 7 TANDA DI ATAS DENGAN DETOX RAMADHAN

 

Dengan Rutin Detox Ramadhan 2-3 kali seminggu, akan membantu kamu mendapatkan asupan nutrisi yang lengkap dari sayur buah dalam bentuk yang mudah diserap tubuh, sehingga kamu bisa lebih fokus dalam mendapatkan Keberkahan Ibadah di Bulan Ramadhan.

Baca juga : 5 manfaat Detox Ramadhan

CERITA SUKSES

Baca cerita Drg. Halida yang berat badannya turun hingga 18kg

Sumber:

  1. Gamble KL., et. al. 2014. Circadian Clock Control of Endocrine Factors. Nature Reviews Endocrinology. DOI: 10.1038/nrendo.2014.78
  2. Maughan RJ., et. al. 2012. The Effects of Fasting on Metabolism and Performance. British Journal of Sports Medicine. DOI: 10.1136/bjsm.2010.072181
  3. Longo VD. and Mattson MP. 2014. Fasting: Molecular Mechanisms and Clinical Applications. Cell Metabolism. DOI: 10.1016/j.cmet.2013.12.008.
  4. Hever J. and Cronise RJ. 2017. Plant-based Nutrition for Healthcare Professionals: Implementing Diet as A Primary Modality in The Prevention and Treatment of Chronic Disease. Journal of Geriatric Cardiology. DOI: 10.11909/j.issn.1671-5411.2017.05.012
  5. Varbanova M., et. al. 2014. Chronic Gastritis - an Update. Best Practice & Research Clinical Gastroenterology, 2014. DOI: 10.1016/j.bpg.2014.10.005
  6. Tadesse K. 1986. The Effect of Dietary Fibre Isolates on Gastric Secretion, Acidity and Emptying. British Journal of Nutrition. DOI: 10.1079/bjn19860058
  7. Patterson RE., et. al. 2015. Intermittent Fasting and Human Metabolic Health. Journal of the American Academy of Nutrition and Dietetics. DOI: 10.1016/j.jand.2015.02.018
  8. Lim S., et. al. 2013. Irregular Meal Timing Is Associated with Helicobacter pylori Infection and Gastritis. ISRN Nutrition. DOI: 10.5402/2013/714970
WRITTEN BY
Content Writer yang sudah sudah menerbitkan 3 buku best-seller sejak 2018 dan selalu meneliti tentang pentingnya hidup sehat dan nutrisi untuk memberi manfaat ke masyarakat luas bersama Naked Press.
MORE ABOUT WRITER

Share:

Beli Sekarang

Detox Ramadhan
Detox Ramadhan Buka & Sahur Praktis Aman untuk Maag Rp 210.000,-
- +