Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Promil Sebelum Periksa Ke Dokter?

Thu, 09 Jan 2020 · Oleh : Valerie Patkar
Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Promil Sebelum Periksa Ke Dokter?

Untuk mendapatkan keberhasilan dalam program hamil, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh, termasuk kesehatan reproduksi ke dokter.

Namun sebelum datang ke dokter, ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan agar nanti dapat menjelaskan dengan lengkap ke dokter dan dokter dapat mengetahui dengan benar kondisi kamu.

INFORMASI YANG PERLU DISIAPKAN

Untuk Pria, kamu perlu siapkan informasi ini:

  1. Apakah pernah jatuh atau cedera yang ada benturan ke daerah testis dan sekitarnya?
  2. Apakah ada penggunaan obat, suplemen, atau jamu untuk meningkatkan stamina pria atau untuk meningkatkan massa otot?
  3. Apakah ada penggunaan obat-obatan hormonal saat ini atau sebelumnya?
  4. Apakah ada gangguan atau hambatan saat buang air kecil dalam 5 tahun terakhir?
  5. Berapa kali dalam seminggu di 1 tahun terakhir ini kamu rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik?
  6. Berapa kali dalam seminggu kamu dan istri melakukan hubungan intim?
  7. Kapan terakhir kali kamu dan istri melakukan hubungan intim?
  8. Mana yang lebih sering kamu rasakan selama seharian, letih dan mengantuk atau berenergi dan bergairah?
  9. Apa pekerjaan kamu saat ini dan apakah lebih sering duduk atau beraktivitas?

Ke-6 pertanyaan itu dapat menginformasikan ke dokter bagaimana kualitas dan keseimbangan hormon testosterone dan kesehatan organ reproduksi kamu.

Untuk Wanita, kamu perlu siapkan informasi ini:

  1. Kapan kamu menstruasi pertama kali?
  2. Kapan Hari Pertama Haid Terakhir kamu?
  3. Berapa lama jeda menstruasi kamu dan apakah selalu teratur setiap bulannya?
  4. Apabila tidak teratur setiap bulannya, sejak kapan frekuensinya menjadi berantakan?
  5. Apakah pernah menggunakan obat-obatan hormonal seperti KB atau obat hormonal lain seperti obat tiroid dan sejenisnya?
  6. Apakah kamu sering mengalami keputihan diluar kondisi saat berhubungan intim? Apabila pernah, apa warnanya dan apakah berbau dan membuat gatal atau tidak?
  7. Berapa kali dalam seminggu di 1 tahun terakhir ini kamu rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik?
  8. Berapa kali dalam seminggu kamu dan suami melakukan hubungan intim?
  9. Kapan terakhir kali kamu dan suami melakukan hubungan intim?
  10. Mana yang lebih sering kamu rasakan selama seharian, letih dan mengantuk atau berenergi dan bergairah?
  11. Apa pekerjaan kamu saat ini dan apakah lebih sering duduk atau beraktivitas?

PEMERIKSAAN FISIK YANG AKAN DILAKUKAN

Selain sesi pertanyaan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan akan sangat tergantung hasil temuan dari informasi yang kamu sudah berikan lokasi yang akan diperiksa. Umumnya yang akan diperiksa adalah:

Untuk Pria:
  1. Diperiksa fungsi jantung dan paru melalui stetoskop.
  2. Diperiksa dan ditekan lembut perut bagian bawah untuk melihat apakah ada gangguan di sekitar organ usus besar.
  3. Diperiksa di bagian pinggang tengah dan bawah untuk melihat apakah ada gangguan di ginjal dan tulang belakang yang mensarafi organ testis dan penis.
  4. Diperiksa organ testis untuk melihat apakah ada pelebaran pembuluh darah atau kebocoran cairan di testis.
    Untuk Wanita:
    1. Diperiksa fungsi jantung dan paru melalui stetoskop.
    2. Diperiksa dan ditekan lembut perut bagian bawah untuk melihat apakah ada gangguan di sekitar organ usus besar dan kandungan.
    3. Diperiksa organ vagina untuk melihat apakah ada infeksi atau keputihan yang abnormal.

      PEMERIKSAAN PENUNJANG

      Apabila dibutuhkan, dokter akan meminta kamu untuk melakukan pemeriksaan penunjang antara lain:

      1. Rontgen Dada untuk melihat lebih detail kondisi jantung dan paru.
      2. USG Whole Abdomen untuk melihat kondisi usus dan liver.
      3. USG Organ Kandungan untuk melihat lebih detail kondisi organ rahim, tuba, dan ovarium.
      4. Pemeriksaan Laboratorium:
        1. Analisa Sperma untuk melihat kuantitas dan kualitas sperma.
        2. Kadar Gula darah untuk melihat apakah ada kondisi resistensi insulin yang mengganggu kesehatan reproduksi.
        3. Kadar Hormon Reproduksi (Testosterone untuk Pria, Estrogen dan Progesteron untuk Wanita, serta FSH dan LH untuk keduanya) untuk melihat keseimbangan kadar hormon reproduksi.
        4. Kadar Hormon lain seperti prolaktin, tiroid, atau lainnya yang dicurigai dokter saat ini ikut mempengaruhi keseimbangan hormon reproduksi kamu.
        5. Tes Autoimun Sperma untuk Wanita untuk melihat apakah kamu ada kondisi yang membuat sel sperma cepat rusak saat masuk akibat kondisi sistem imun yang berlebihan.

      PENGOBATAN

      Untuk mendapatkan keberhasilan dalam promil, dokter akan memberikan pengobatan yang sifatnya komprehensif (menyeluruh).

      Kesehatan reproduksi itu ditanggung bersama oleh kesehatan tubuh secara menyeluruh, jadi yang akan dokter lakukan antara lain:

      1. Membuat kamu pola makan yang sesuai dan tubuh kamu butuhkan agar tubuh terpenuhi nutrisi yang lengkap, seimbang dan alami.
      2. Meresepkan kamu suplemen tambahan apabila terdapat kandungan gizi yang sulit kamu dapatkan dari pola makanan yang sudah dibuatkan oleh dokter.
      3. Meresepkan obat untuk kondisi penyakit yang dicurigai ikut pengaruhi keadaan reproduksi, seperti antibiotik apabila ada infeksi.

      Kesehatan reproduksi paling mudah dan murah diperbaiki dan dijaga melaui pola makan dan aktivitas yang baik.

      Jadi jangan ragu meminta dokter untuk menjelaskan pola makan dan aktivitas yang sesuai dan dibutuhkan sama keadaan kamu saat diperiksa.

      Jangan ragu untuk segera periksa ke dokter dan dapatkan pengobatan yang komprehensif dari dokter dengan menjelaskan dan membuka informasi-informasi yang dibutuhkan dokter supaya lebih memahami kondisi tubuh kamu.

      1. Dains J. E., et. al. 2016. Advanced Health Assessment and Clinical Diagnosis in Primary Care Fifth Edition. Elsevier: China.
      2. Papadakis M. A. and McPhee S. J. 2019. 2020 Current Medical Diagnosis & Treatment. McGraw-Hill Education: USA.
      3. Japp A. G. and Robertson C. 2018. Macleod’s Clinical Diagnosis Second Edition. Elsevier: Poland.
      WRITTEN BY
      Content Writer yang sudah sudah menerbitkan 3 buku best-seller sejak 2018 dan selalu meneliti tentang pentingnya hidup sehat dan nutrisi untuk memberi manfaat ke masyarakat luas bersama Naked Press.
      MORE ABOUT WRITER

      Share:

      Beli Sekarang

      Detox Level Satu
      Detox Level Satu Untuk yang tidak ada Maag Rp 320.000,-
      - +
      Detox Level Maag
      Detox Level Maag Aman untuk Maag, GERD, Anxiety, & LPR Rp 320.000,-
      - +