7 Manfaat Puasa Makanan Padat Seharian

Fri, 27 Sep 2019 · Oleh : Valerie Patkar

 

Puasa makanan padat sudah dilakukan sejak lama jauh sebelum tahun Masehi, dan telah diketahui juga manfaatnya baik oleh para ahli sejak teknologi medis sudah berkembang lama. Manfaat yang telah diketahui antara lain:

  1. Meningkatkan kemampuan tubuh dalam proses detoksifikasi alami yang biasanya hanya didapatkan saat sedang tidur.
  2. Meningkatkan metabolisme tubuh dalam mengolah berbagai tumpukan lemak dan gula menjadi energi.
  3. Membantu tubuh untuk melakukan proses penyembuhan diri lebih optimal dibandingkan saat ada makanan padat.
  4. Menahan masuknya toksin tambahan dari jalur makanan/minuman yang biasanya tanpa disadari dikonsumsi
  5. Memberikan waktu lebih banyak untuk organ Hati dalam melakukan pembuangan lemak dan toksin yang menumpuk sebelumnya.
  6. Mengembalikan keseimbangan sistem hormon dan imunitas tubuh.
  7. Memberikan energi lebih banyak untuk otak sehingga mampu lebih aktif dan tenang dalam mencari solusi atau ide.

7 MANFAAT PUASA DENGAN PAKET DETOX

7 manfaat tadi bisa kita tingkatkan dengan memberikan nutrisi untuk tubuh dengan cara yang tidak memberatkan proses pencernaan sehingga proses detoksifikasi alami dari puasa makanan padat dapat tetap berjalan lancar.

Dengan puasa makanan padat dan konsumsi paket detox seharian, manfaat yang terjadi antara lain:

  1. Memberikan nutrisi yang lengkap dan mudah serap dari 20 jenis sayur buah sebanyak 5 kg untuk membantu semua kerja sel dalam proses detoksifikasi alami karena dikemas dalam bentuk jus cold pressed.
  2. Memberikan nutrisi sayur buah untuk menyeimbangkan aktivitas bakteri usus sehingga dapat membantu menghancurkan tumpukan toksin di usus.
  3. Memberikan bahan baku energi dan tumbuh-kembang untuk setiap sel tubuh sehingga mampu melakukan proses perbaikan diri secara optimal.
  4. Memberikan nutrisi untuk sel hati, ginjal, usus, dan otak sehingga dapat melakukan pembuangan toksin secara aktif dan maksimal.
  5. Memberikan asupan phytonutrisi yang menjaga proses metabolisme tubuh berjalan lancar dan mencegah radikal bebas mengganggu prosesnya.

CARA PUASA MAKAN PADAT DENGAN DETOX

  1. Pilih Paket Detox Level 1 atau Level Maag (apabila ada gejala maag/GERD/Anemia/Tekanan darah rendah juga)
  2. Minum botol no. 1 pada jam 6 atau 7 pagi. Botol ini mengawali Detox selama 24 Jam kedepan. Kamu juga bisa memulai botol no. 1 di jam biasanya kamu memulai sarapan
  3. Jeda antara tiap botol adalah 2 jam.
  4. Setelah minum botol jus, berikan jeda 15-30 menit setelah itu minum 1 gelas air mineral. Air mineral dibutuhkan untuk tetap bantu kebutuhan cairan tubuh.
  5. Tidak ada konsumsi makanan padat atau minuman lainnya selama seharian kecuali yang terdapat di Paket Detox dan air mineral.
  6. Tidur sekitar 45-60 menit setelah minum jus agar tidur nyaman dan semua nutrisi sudah terserap maksimal di organ pencernaan
  7. Untuk ibu hamil dan ibu menyusui anak dibawah usia 6 bulan hingga 1 tahun tidak dianjurkan untuk konsumsi Paket Detox, tetapi konsumsi Paket Ibu Hamil dan Ibu Menyusui.

HASIL SETELAH RUTIN DETOX

Sumber:

 

  1. Liu R.H. 2013. Health-Promoting Components of Fruits and Vegetables in the Diet. Advance. Nutrition. DOI: 10.3945/an.112.003517
  2. Katsilambros N., et. al. 2010. Clinical Nutrition in Practice. Blackwell Publishin, 2, pp. 3-21
  3. Fukugawa NK. and Yu YM. 2009. Nutrition and Metabolism of Proteins and Amino Acids. Blackwell Publishing. Introduction to Human Nutrition,2, pp. 49-71.
  4. Mathers J. and Wolever TMS. 2009. Digestion and Metabolism of Carbohydrates. Blackwell Publishing. Introduction to Human Nutrition,2, pp. 73-85
  5. Griffin BA. and Cunnane SC. 2009. Nutrition and Metabolism of Lipids. Blackwell Publishing. Introduction to Human Nutrition,2, pp. 86-119
  6. Bender DA. 2009. The Vitamins. Blackwell Publishing. Introduction to Human Nutrition,2, pp. 132-87
  7. Starin JJ. and Cashman KD. 2009. Mineral and Trace Minerals. Blackwell Publishing. Introduction to Human Nutrition,2, pp. 188-237
  8. Whitney E. and Rolfes S. R. 2019. Understanding Nutrition Fifteenth Edition. Cengage Learning: USA.
  9. Cummings J.H. and Stephen A.M. 2007. Carbohydrate Terminology and Classification. European Journal of Clinical Nutrition. DOI: 10.1038/sj.ejcn.1602936
  10. Campbell T.C. 2017. A Plant-Based Diet and Animal Protein: Questioning Dietary Fat and Considering Animal Protein as the Main Cause of Heart Disease. Journal of Geriatric Cardiology. DOI: 10.11909/j.issn.1671-5411.2017.05.011
  11. Farmer B., et. al. 2010. A Vegetarian Dietary Pattern as a Nutrient-Dense Approach to Weight Management: An Analysis of the National Health and Nutrition Examination Survey 1999-2004. Journal of American DIetetic Association. DOI: 10.1016/j.jada.2011.03.012
  12. Gedi M.A., et. al. 2017. Component Analysis of Nutritionally Rich Chloroplasts: Recovery from Conventional and Unconventional Green Plant Species. Journal of Food Science and Technology. DOI: 10.1007/s13197-017-2711-8
  13. Amirkia V. and Heinrich M. 2014. Alkaloids as Drug Leads - A Predictive Structural and Biodiversity-based Analysis. Phytochemistry Letters. DOI: 10.1016/j.phytol.2014.06.015
  14. Abourashed E.A. 2013. Bioavailability of Plant-Derived Antioxidants. Antioxidants. DOI: 10.3390/antiox2040309
  15. Schaefer B.A., et. al. 2012. Cancer and Related Case Studies Involving Salvestrol and CYP1B1. Journal of Orthomolecular Medicine, Vol 23 Number 3.
  16. Slavin J.L. and Lloyd B. 2012. Health Benefits of Fruits and Vegetables. Advances Nutrition. DOI: 10.3945/an.112.002154
  17. Hodges R.E. and Minich D.M. 2015. Modulation of Metabolic Detoxification Pathways Using Foods and Food-Derived Components: A Scientific Review with Clinical Application. Journal of Nutrition and Metabolism. DOI: 10.1155/2015/760689
  18. Bellik Y., e.t al. 2013. Molecular Mechanism Underlying Anti-Inflammatory and Anti-Allergic Activities of Phytochemicals: An Update. Molecules. DOI: 10.3390/molecules18010322
  19. Holst B. and Williamson G. 2008. Nutrients and Phytochemicals: from Bioavailability to Bioefficacy beyond antioxidants. Current Opinion in Biotechnology. DOI: 10.1016/j.copbio.2008.03.003
  20. Pandey K.B. and Rizvi S.B. 2009. Plant Polyphenols as Dietary Antioxidants in Human Health and Disease. Oxidative Medicine and Cellular Longevity. DOI: 10.4161/oxim.2.5.9498
  21. Lean MEJ. and Malkova D. 2016. Altered Gut and Adipose Tissue Hormones in Overweight and Obese Individuals: Cause or Consequence?. International Journal of Obesity. DOI: 10.1038/ijo.2015.220
  22. Kim M., et. al. 2017. Antioxidant Activities of Fresh Grape Juice Prepared Using Various Household Processing Methods. The Korean Society of Food Science and Technology. DOI: 10.1007/s10068-017-0120-4
  23. Durazzo A., et. al. 2018. Fruit-Based Juices: Focus on Antioxidant Properties - Study Approach and Update. Phytotherapy Research. DOI: 10.1002/ptr.6380
  24. Pyo Y., et. al. 2014. Comparison of the Effects of Blending and Juicing on the Phytochemicals Contents and Antioxidant Capacity of Typical Korean Kernel Fruit Juices. Preventive Nutrition and Food Science. DOI: 10.3746/pnf.2014.19.2.108
  25. Lee S.G., et. al. 2013. Influence of Extraction Method on Quality and Functionality of Broccoli Juice. Preventive Nutrition and Food Science. DOI: 10.3746/pnf.2013.18.2.133
  26. Bragazzi N.L., et. al. 2018. Fasting and Its Impact on Skin Anatomy, Physiology, and Physiopathology: A Comprehensive Review of the Literature. Nutrients. DOI: 10.3390/nu11020249
  27. Bagherniya M., et. al. 2018. The Effect of Fasting or Calorie Restriction on Autophagy Induction: a Review of the Literature. Ageing Research Reviews. DOI: 10.1016/j.arr.2018.08.004
  28. Maughan R. J., et. al. 2012. The Effects of Fasting on Metabolism and Performance. British Journal of Sport Medicine. DOI: 10.1136/bjsm.2010.072181
  29. Bak A. M., et. al. 2018. Prolonged Fasting-Induced Metabolic Signatures in Human Skeletal Muscle of Lean and Obese Men. PLoS ONE. DOI: 10.1371/journal.pone.0200817
  30. Necioni A., et. al. 2018. Fasting and Cancer: Molecular Mechanisms and Clinical Application. Nature Reviews Cancer. DOI: 10.1038/s41568-018-0061-0
  31. de Groot S., et. al. 2019. Effects of Short-Term Fasting on Cancer Treatment. Journal of Experimental and Clinical Cancer Research. DOI: 10.1186/s13046-019-1189-9
  32. Anton S. D., et. al. 2018. Flipping the Metabolic Switch: Understanding and Applying Health Beneefits of Fasting. Obesity (Silver Spring). DOI: 10.1002/oby.22065
  33. de Toledo F. W., et. al. 2019. Safety, Health Improvement and Well-Being During a 4 to 21 Day Fasting Period in an Observational Study Including 1422 Subjects. PLoS ONE. DOI: 10.1371/journal. pone.0209353
  34. Wilson R. A., et. al. 2018. Intermittent Fasting with or without Exercise Prevents Weight Gain and Improves Lipids in Diet-Induced Obese Mice. Nutrients. DOI: 10.3390/nu10030346
  35. Johnstone A. 2015. Fasting for Weight Loss: an Effective Strategy or Latest Dieting Trend?. International Journal of Obesity. DOI: 10.1038/ijo.2014.214
  36. Patterson R. E. and Sears D. D. 2017. Metabolic Effects of Intermittent Fasting. Annual Review of Nutrition. DOI: 10.1146/annurev- nutr- 071816- 064634

 

WRITTEN BY
Content Writer yang sudah sudah menerbitkan 3 buku best-seller sejak 2018 dan selalu meneliti tentang pentingnya hidup sehat dan nutrisi untuk memberi manfaat ke masyarakat luas bersama Naked Press.
MORE ABOUT WRITER

Share:

Beli Sekarang

Detox Level Satu
Detox Level Satu Untuk yang tidak ada Maag Rp 320.000,-
- +
Detox Level Maag
Detox Level Maag Aman untuk Maag, GERD, Anxiety, & LPR Rp 320.000,-
- +