1. Dehidrasi

Tanpa asupan airan yang kuat, tekanan darah dapat turun sehingga memperlambat pengiriman oksigen ke otak. Kamu bisa merasa pucat. Minum air putih antara enam sampai delapan gelas dalam sehari.  

2. Tiroid kurang aktif

Hipotiroidisme adalah ketika tiroid atau kelenjar yang menghasilkan hormon untuk mengendalikan rasa kantuk dan kelaparan menjadi kurang aktif. Penyebab umumnya karena kelebihan waktu tidur.

Jika  merasa lelah tapi cukup tidur, segera ke dokter. Lakukan tes darah untuk mendeteksi perkembangan kelenjar.

3. Minum alkohol

Alkohol bisa membahayakan kualitas tidur. Bahan kimia dalam alkohol mengganggu siklus tidur sehingga mencegah tidur nyenyak sehingga akan mudah lelah. 

 4. Alami sleep apnea

Sleep apnea terjadi ketika penderita terbangun karena mereka berhenti bernapas mulai lima kali sampai puluhan kali dalam satu jam.

Gejala lain sleep anea berupa mendengkur, obesitas, dan terbangun dengan sakit kepala, yang disebabkan oleh kekurangan oksigen di malam hari. 

5. Tidur siang

Tidur siang bisa mengurangi waktu tidur malam. Tubuhmenjadi mudah lelah keesokan harinya karena kurang tidur malam.

6. Suasana hati (mood) terganggu

Jika tidak mood atau depresi, rasa kantuk mudah menyerang.  Hal ini bisa mempengaruhi kualitas tidur. Tidur bukan tidak nyenyak, melainkan waktu bangun tidur lebih lambat, yang bisa menyebabkan kelebihan tidur. 

7. Kekurangan vitamin mineral

Vitamin mineralberperan penting dalam menjaga kadar glukosa darah, kesehatan otot, dan konsentrasi. Jika kekurangan vitamin mineral, tubuh bisa merasa lesu. Oleh karena itu, makan lebih banyak sayuran hijau dan buah-buahan untuk menjaga vitamin mineral terpenuhi dalam tubuh.